Ucapan Hari Raya Idul Fitri Sesuai Sunnah: Panduan Lengkap dan Contoh

Daftar Isi
Ucapan Hari Raya Idul Fitri Sesuai Sunnah

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID
- Hari Raya Idul Fitri adalah momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. 

Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, hari kemenangan ini menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan menyampaikan doa serta harapan baik kepada sesama.

Salah satu tradisi yang dilakukan saat Idul Fitri adalah mengucapkan selamat kepada keluarga, kerabat, dan teman. 

Namun, tidak semua ucapan yang beredar di masyarakat memiliki dasar dalam ajaran Islam. Sebagai umat Muslim, kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam memberikan ucapan Hari Raya yang benar dan bermakna.

Artikel ini akan membahas secara lengkap ucapan Idul Fitri yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. 

Dengan memahami dan mengamalkannya, kita dapat menyambut Idul Fitri dengan penuh keberkahan dan meneladani ajaran Islam yang benar.

2. Ucapan Idul Fitri dalam Sunnah Nabi

Dalam hadis sahih, ucapan yang diajarkan oleh para sahabat Rasulullah SAW ketika bertemu di Hari Raya Idul Fitri adalah:

تَÙ‚َبَّÙ„َ اللَّÙ‡ُ Ù…ِÙ†َّا ÙˆَÙ…ِنكُÙ…ْ
Taqabbalallahu minna wa minkum.
(Artinya: Semoga Allah menerima amalan kami dan amalan kalian.)

Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dan disebutkan bahwa para sahabat Nabi saling mengucapkannya di hari raya sebagai bentuk doa dan keberkahan. 

Dalam riwayatnya, ucapan ini menjadi tradisi di kalangan para sahabat yang ingin mengungkapkan harapan agar amal ibadah selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT. 

Para ulama juga menyebutkan bahwa ucapan ini memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam dan tetap relevan untuk diamalkan hingga saat ini.

3. Mengapa Menggunakan Ucapan yang Sesuai Sunnah Itu Penting?

  • Mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW yang merupakan teladan terbaik bagi umat Islam dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal ucapan dan doa. Dengan meneladani sunnah beliau, kita dapat memastikan bahwa setiap perkataan yang kita ucapkan memiliki makna yang benar dan berlandaskan ajaran Islam.
  • Memiliki makna yang dalam, yaitu doa agar amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT serta menjadi bekal kebaikan untuk kehidupan di dunia dan akhirat.
  • Menjaga keotentikan Islam, dengan tetap berpegang teguh pada ucapan yang memiliki dasar dalam ajaran agama dan bersumber dari sunnah Rasulullah SAW.

4. Contoh Ucapan Hari Raya Idul Fitri Sesuai Sunnah

Berikut adalah beberapa contoh ucapan Idul Fitri yang benar dan sesuai sunnah:

  • Taqabbalallahu minna wa minkum. (Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.)
  • Eid Mubarak, Taqabbalallahu minna wa minkum. (Selamat Idul Fitri, semoga Allah menerima amalan kita semua.)
  • Kullu ‘am wa antum bi khair. (Semoga setiap tahun Anda dalam keadaan baik.)
  • Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ja'alana minal ‘aidin wal faizin. (Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita termasuk orang yang kembali fitrah dan menang.)
  • Taqabbalallahu minna wa minkum, wa ghafarallahu lana wa lakum. (Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mengampuni dosa kita.)
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

5. Ucapan Idul Fitri yang Tidak Dianjurkan

Meskipun banyak ucapan yang populer di masyarakat, ada beberapa yang tidak memiliki dasar dalam sunnah, seperti:

  • "Minal Aidin wal Faizin" – Tidak ditemukan dalam hadis, meskipun banyak digunakan. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari kebudayaan Melayu dan bukan bagian dari sunnah Rasulullah SAW.
  • "Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin" – Merupakan ungkapan budaya yang sah, tetapi bukan sunnah. Tidak ada larangan untuk menggunakannya, namun lebih baik menggantinya dengan ucapan yang memiliki dasar dalam Islam.

6. Sunnah Lain yang Dianjurkan di Hari Raya Idul Fitri

Selain mengucapkan selamat dengan doa yang benar, ada beberapa amalan sunnah lainnya yang dianjurkan, seperti:

  1. Mandi Sebelum Salat Idul Fitri
    Mandi di pagi hari sebelum melaksanakan salat Idul Fitri merupakan sunnah yang dianjurkan. Hal ini bertujuan untuk membersihkan diri dan menyambut hari kemenangan dengan keadaan suci dan segar. Dalam riwayat dari Ibnu Umar RA, disebutkan bahwa Rasulullah SAW senantiasa mandi sebelum berangkat salat Id.

  2. Memakai Pakaian Terbaik
    Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki pada Hari Raya Idul Fitri. Tidak harus pakaian baru, tetapi cukup yang bersih, rapi, dan layak digunakan untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT. Dalam hadis riwayat Al-Baihaqi, disebutkan bahwa Ibnu Umar RA selalu memakai pakaian terbaiknya saat Idul Fitri.

  3. Makan Sebelum Salat Id
    Disunnahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idul Fitri. Hal ini berdasarkan hadis dari Anas bin Malik RA, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak keluar untuk salat Idul Fitri sebelum makan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil.

  4. Mengumandangkan Takbir
    Takbir Idul Fitri dianjurkan sejak malam sebelum Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan salat Idul Fitri. Umat Islam disunnahkan untuk mengucapkan takbir sebagai bentuk syukur atas kemenangan yang diraih setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Dengan memahami sunnah-sunnah ini, kita dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih bermakna dan penuh keberkahan. 

Mari kita amalkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri.