Home / KEPRI / BINTAN / Kota Kijang Bintan Langganan Banjir
meizu

Kota Kijang Bintan Langganan Banjir

KIJANG, RAKYAT MEDIA-Kawasan kota tua pasar berdikari Kijang, Bintan Timur kembali dilanda banjir, Rabu (4/10/2017) siang. Hujan lebat memang mengguyur hampir sebagian wilayah Bintan sejak pukul 11.00 WIB. Berdasarkan pantauan, hujan perlahan reda pada pukul 14.30 WIB.

Banjirnya kawasan pasar berdikari banyak direspon warga. Kawasan belum lama mendapat proyek revitalisasi drainase yang diklaim bebas banjir. Namun kenyataannya pada Rabu siang, hujan masih membuat kawasan kebanjiran.

“Masih banjir, aku lewat mau pergi kerja di situ, karena kukira sudah aman tak akan lagi banjir, eh ternyata pas lewat masih banjir pula,”kata Agat, karyawan swasta di Kijang.

Tapi kabar baiknya, banjir yang melanda Rabu siang itu tidak bertahan hingga sejam sebagai banjir dulu dulunya. Drainase yang baru selesai dikerjakan sejauh ini tampaknya terbukti mampu mempercepat susutnya volume di jalan kawasan padat pertokoan tersebut.

Asmin, pekerja kontruksi asal Kijang berpendapat, saluran drainase yang baru selesai sudah lebih dalam saat ini sehingga bisa mempercepat penyusutan air. “Kalau proyek drainase yang dulu dangkal sehingga nyaris tak berkontribusi apa apa terhadap banjir,”kata dia.

Meski drainase sudah diperdalam, dia memperkirakan kawasan akan tetap kebanjiran kalau hujan lebat jika durasi hujan lebat lebih 3 jam. Pasalnya, kawasan kota tua merupakan dataran rendah dan dikelilingi kawasan permukiman dataran tinggi. “Air yang turun dari rumah di dataran tinggi pasti ngumpulnya di situ,”kata dia.

Proyek revitalisasi drainase kawasan kota tua Berdikari yang dalam tahap rampung menelan anggaran Rp 700 juta. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan menggarapnya dengan pembiayaan sepenuhnya bersumber dari kas daerah melalui APBD Bintan. Kadis PUPR Bintan sebelumnya memastikan, kawasan akan bebas banjir.(rm/trb)

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Penggunaan Dana APBD Kepri Sarat PenyimpanganPenggunaan Dana APBD Kepri Sarat Penyimpangan

BATAM, RAKYAT MEDIA-Sejak disahkan UU No.32 Tahun 2004, tentang otonomi daerah yang memberikan kewenangan lebih …

Gelapkan Uang Asuransi PNS Pemko Batam Senilai Rp55 Miliar Kejati Kepri Kembali Periksa Mantan Kasi Datun Kejari Batam Gelapkan Uang Asuransi PNS Pemko Batam Senilai Rp55 Miliar Kejati Kepri Kembali Periksa Mantan Kasi Datun Kejari Batam

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Mantan Kasi Datun Kejari Batam, M Syafii, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh …