Home / KEPRI / ANAMBAS / Buntut Pembakaran Puluhan Alat Berat PT KJJ di Jemaja Timur Bupati Anambas Diperiksa Mabes Polri
meizu

Buntut Pembakaran Puluhan Alat Berat PT KJJ di Jemaja Timur Bupati Anambas Diperiksa Mabes Polri

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-‎Peristiwa aksi pembakaran alat berat PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) yang dilakukan ratusan masyarakat Jemaja, Kabupaten Anambas berbuntut panjang. Bupati Anambas Abdul Haris yang disebut sebut berada dibalik aksi anarkis tersebut Senin (18/7/2017) kemarin dipanggil Baraskrim Mabes Polri untuk diperiksa terkait kasus tersebut.

Namun terkait pemanggilan itu, kuasa hukum PT. Kartika Jemaja Jaya (KJJ) Abdul Rahman, kepada wartawan mengatakan belum mengetahui atas pemanggilan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas oleh Bareskrim Mabes Polri.

Abdul Rahman menjelaskan, pihaknya belum mengetahui bila Bupati Anambas tersebut menerima surat untuk kesekian kalinya oleh tim penyidik Mabes Polri itu.”Soal itu kami belum tahu,” ujar Rachman yang saat ini berada di Jakarta ‎Minggu (16/7/2017) lalu.

Namun Rachman tidak mengelak, laporannya ke Mabes Polri  sekitar bulan Mei 2017 tersebut ditujukan kepada Bupati dan enam orang pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Laporan yang ditujukan terkait dugaan penyelahgunaan wewenang itu, diakuinya didasari oleh beberapa pertimbangan yang menurut pihak perusahaan ‎tidak sesuai dengan Undang-Undang yang ada.

“Mengacu pada Undang-Undang nomor 31 tahun 2014 tentang otonomi daerah, tentang tugas Bupati salahsatunya adalah menjalankan Undang-Undang daerah. Nah, di sana ada beberapa hal yang menurut kami, tidak sepatutnya dilakukan oleh Bupati,” ungkapnya.

‎Pihaknya menjelaskan, hal tersebut salahsatunya terkait surat yang dikeluarkan Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas yang intinya berisi pemberitahuan bahwa Pemerintah Daerah tidak akan mengeluarkan izin kepada pihak perusahaan. Secara prinsip, diakui Rachman Bupati tidak mengakui izin-izin yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintahan terdahulu.

Rachman pun juga menjelaskan alasannya melaporkan sejumlah ASN Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas ke Mabes Polri. Hal ini ia lakukan karena menyangkut investasi ‎khususnya terkait Penanaman Modal Asing (PMA). “Karena ini investasi menyangkut luar Negeri. Koordinasi kami ke BKPM RI,” ungkapnya.

‎Dari informasi yang berhasil dihimpun, pemanggilan Bupati Anambas sebagai saksi dalam perkara tindakpidana penyalahgunaan wewenang, fitnah, dan perbuatan tidak menyenangkan berkaitan penghentian kegiatan pembibitan PT. Kartika Jemaja Jaya (KJJ), didasari oleh surat dari Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum yang ditandatangani oleh Kombes Pol Drs. R.Z. Panca Putra, S, M.Si per tanggal 6 Juli 2017.

Surat panggilan bernomor S.Pgl/351/VII/2017/Dit Tipidum itu didasari oleh beberapa pasal dan undang-undang, salahsatunya adanya Laporan Polisi Nomor : LP/359/IV/2017/Bareskrim per tanggal 6 April 2017 dengan pelapor atas nama Mohamad Abdul Rahman. ‎

Dalam surat pemanggilan itu disebutkan, Bupati Anambas akan diperiksa ‎di ruang 104 Subdit V/Jatanwil Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada Selasa (18/7/2017) pada pukul 10:00 WIB.

Dibagian lain, Saharudin Satar pengacara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang dikonfirmasi belum mendapat kepastian mengenai pemanggilan

orang nomor satu di Anambas itu. “Belum dapat kepastian, Mungkin bisa ditanyakan ke Pak Darto bagian Hukum Setdakab Anambas,” ujarnya saat dihubungi.

Pemanggilan Bupati oleh Bareskrim ini pun, diketahui cukup membuat sibuk bagian hukum Setdakab Anambas. Beberapa pegawai diketahui sibuk mencari pemberitaan terkait KJJ dari media massa yang ada di Anambas.(rm/red).

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Penggunaan Dana APBD Kepri Sarat PenyimpanganPenggunaan Dana APBD Kepri Sarat Penyimpangan

BATAM, RAKYAT MEDIA-Sejak disahkan UU No.32 Tahun 2004, tentang otonomi daerah yang memberikan kewenangan lebih …

Gelapkan Uang Asuransi PNS Pemko Batam Senilai Rp55 Miliar Kejati Kepri Kembali Periksa Mantan Kasi Datun Kejari Batam Gelapkan Uang Asuransi PNS Pemko Batam Senilai Rp55 Miliar Kejati Kepri Kembali Periksa Mantan Kasi Datun Kejari Batam

TANJUNGPINANG, RAKYAT MEDIA-Mantan Kasi Datun Kejari Batam, M Syafii, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh …